![]() |
| Balita di Ngawi meninggal dunia usai tak sengaja meminum oli bercampur bensin. |
hi-rukpikuk.fun – Seorang balita berusia 14 bulan asal Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia setelah secara tidak sengaja menenggak cairan oli yang bercampur bensin. Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (2/7/2025) dan diduga akibat kelalaian pihak keluarga.
Korban berinisial MAL, anak dari pasangan WL (24) dan NP (23), sempat menjalani perawatan intensif selama empat jam di IGD RSUD dr Soeroto Ngawi. Ia tiba di rumah sakit sekitar pukul 10.30 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Pasien datang dalam keadaan sudah tidak sadar,” kata dr Luthfy, dokter jaga IGD RSUD dr Soeroto Ngawi.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula saat sepeda motor milik keluarga korban mengalami kebocoran oli pada malam sebelumnya. Oli yang menetes ditampung menggunakan wadah bekas kemasan sosis. Sayangnya, wadah berisi cairan berbahaya tersebut tidak langsung dibuang.
Keesokan paginya, korban yang tengah bermain di sekitar rumah tanpa sengaja menenggak cairan oli yang sudah tercampur bensin tersebut. Korban kemudian berlari ke arah neneknya dalam kondisi panik.
Pihak keluarga segera memberikan pertolongan pertama dengan cara menepuk-nepuk punggung korban dalam posisi kepala di bawah agar dapat memuntahkan cairan tersebut. Namun upaya tersebut tidak berhasil.
Korban lalu dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanan sudah tidak sadarkan diri.
“Sampai rumah sakit sudah dalam kondisi tidak sadar,” ujar Hariyanto, kakek korban.
Upaya Medis Tak Berhasil
Tim medis langsung melakukan berbagai tindakan penyelamatan darurat, termasuk pemasangan Nasogastric Tube (NGT) untuk bilas lambung, pemberian terapi anti perdarahan, serta obat anti muntah. Namun kondisi korban terus memburuk.
“Pasien mengalami perdarahan dari hidung dan kesulitan bernapas. Ada tanda-tanda shock, dan meski sudah dilakukan tindakan, pasien tidak merespons,” jelas dr Luthfy.
Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.30 WIB, setelah menjalani perawatan intensif selama kurang lebih empat jam.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kasus meninggalnya balita akibat menenggak oli campur bensin ini kini tengah dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Ngawi.
“Kami menerima laporan terkait insiden ini dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegas Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadi.
